salju di sekitar ishikawa danchi, hachioji, tokyo
Kamis, 14 September 2006
Rabu, 13 September 2006
keluarga besar
senyum
"ummi....ini robotto..." seru Salman kepadaku yang sedang ngobrol dengan mas Edy suamiku. "Iya nak.... " sambil melanjutkan obrolanku dengan suami ketika baru pulang dari kampus. Salman menunjukkan coretan gambarnya pada sebuah kertas. "Ummi senyum dong..!" tiba-iba saja Salman menyuruh aku senyum kepadanya. Serentak aku ambil posisi menghadap salman sambil senyum, dan bertanya dalam hati, bagaimana ekspresi wajahku tadi ketika salman memperlihatkan gambarnya padaku.
Memang setelah melihat aku tersenyum, Salman tampak senang sekali. Kemudian ia ulang kembali melaporkan hasil karyanya kepada mas Edy," Abi senyum dooong..!" Mas edy pun mengulang pujian nya tuk Salman dengan senyuman yang lebih kentara lagi.
Salman baru tiga tahun, sedang latihan mengungkapkan apa yang ia rasakan.Ia bahagia melihat senyuman mengembang dari kedua orang tuanya.Ia senang gambar robotnya dipuji abi dan ummi.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ingat cerita diatas jadi mengingkatkan kembali diri sendiri, sudahkah aku membahagiakan orang-orang dekat ku, suami dan anak-anak ku sekedar hanya dengan senyuman. Ekspresi wajah berupa senyum memberikan kehangatan dalam keluarga. Senyuman tulus sang istri pastilah menyenangkan suami. Senyuman tulus suami membuat istri percaya diri. Senyuman abi dan ummi membuat anak-anak merasa disayangi.
Begitu pula sudahkah aku membahagiakan saudaraku,kerabatku ,teman teman dekatku. Bukan dengan materi mereka merasa diperhatikan, dihargai,dihormati dan disayangi. Mungkin hanya dengan seulas senyum yang tulus dan ikhlas bila berjumpa dengan mereka, akan menyemai kebahagiaan dalam hatinya.
"Tabasumuka fii wajhi akhika shadaqah"(HR,Tirmidzi)" Senyum manismu di hadapan saudaramu adalah shadaqah"
Tapi ingat ...!!! jangan senyum senyum sendiri nanti bisa salah arti... Dengan senyum orang banyak percaya , itu adalah resep awet muda. Dengan senyum wajah kita akan terlihat cerah , cantik dan tampan.
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
terima kasih salman sayang yg mengingatkan ummi akan pentingnya senyuman
Selasa, 12 September 2006
ramadhan
kedatanganmu ditunggu
kau bawa beribu pahala
keutamaan ada pada dirimu
satu persatu harimu penuh kemuliaan
tak rela rasa berlalu sia-sia
ini masa mencuci jiwa
selepas kau pergi
ingin jumpa denganmu kembali
rindu ramadhan
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
jelang ramadhan 1427 H
mohon maaf lahir dan batin
Minggu, 10 September 2006
Selasa, 05 September 2006
laki-laki
hari ini aku lihat berita di NHK ,keluarga kerajaan sedang berbahagia dengan lahirnya keturunan laki-laki dari putra kedua sang kaisar. Walau keturunan laki-laki ini bukan putra dari sang pangeran yang putra mahkota kaisar , tapi sangatlah ditunggu tunggu sekian lama.tiga cucu kaisar yang sebelum ini perempuan semua.
pemerintah jepang pun pernah membahas tetang kaisar wanita, karena waktu itu sang putra mahkota belum mempunyai anak laki-laki. ketika kabar tentang kehamilan seorang putri kerajaan 10 bulan yang lalu, pemerintah menangguhkan pembahasan undang-undang diperbolehkannya kaisar disandang oleh seorang wanita.
sudah wajarlah kerajaan jepang sangat berharap akan keturunan laki-laki penerus kekaisaran. karena dalam sejarah mereka belum pernah wanita naik menjadi kaisar. dijaman dulu kaisar memimpin negara. tapi sekarang dijepang dipisahkan antara kerajaan dan pemerintahan. hehe...............ini sih hanya pengamat amatiran yang bekalnya hanya nonton tipi sambil nebak-nebak kanji yg tertulis dilayar dengan suara pembawa berita.(nunjuk diri sendiri nebak2 artinya karena gak tahu terjemahannya.)
cuma jadi berfikir lagi tentang laki-laki.....ar-rijal.........ar rijalu qawwamuna 'alan nisaa...............dulu waktu hamil anak pertama ada setitik harapan lahir anak lakil-aki dahulu, walaupun apapun yang Allah beri kami tetap kan menerimanya dengan ikhlas, bila lahir bayi perempuan. alhamdulillah Allah pun mengabulkan doa kami.
sudah ada anggapan dalam masyarakat ,bahwa keturunan keluarga akan diteruskan oleh anak laki-laki,yang berhak meneruskan nama keluarga. tidak sedikit para suami yang berkeinginan mempunyai keturunan laki-laki, walau sudah punya putri putri permata hati.
kembali ke laki-laki, Allah berfirman dalam Alquran, laki-laki adalah pemimpin bagi wanita, bukan suatu diskriminasi gender, tapi memang fithrah manusia ,makhluq ciptaanNya. Dialah Allah yang Menciptakan manusia ,pasti tahu sekali akan tabiat ciptaanNya.
kalo kita lihat catatan sejarah, banyak sekali pemimpin di dunia ini adalah laki-laki..... pemimpin sholat, pemimpin keluarga,pemimpin masyarakat, pemimpin negara,......nabi dan rasul utusan Allah pun laki-laki .Tapi Allah tidak membedakan makhluqnya dalam urusan ketaqwaan kepada Nya. jadi....tak perlu sedih, menyesal..bahkan marah terlahir sebagai perempuan, pos-pos perempuan sedikit berbeda dengan laki-laki.
Allah SWT pun memutus nasab Rasulullah SAW, dengan meninggalnya putra putra beliau diusia muda. Untuk menegaskan bahwa Muhammad bin Abdullah adalah utusanNya yang terakhir.
wallahua'lam
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
cerita di sela kebahagiaan masyarakat jepang
(kaisar edy, ratu rahma,pangeran said ,pangeran salman dan putri sumayya====> sedang main drama )