sejak sumayya masuk youchien,sudah 4 kali kami dapat undangan berkunjung bermain bersama di sekolah,termasuk ensoku no oyako( tamasya dg ortunya )
pertama ensoku,sumayya masih nempel banget dengan ummi,Alhamdulillah di dalam bis besar selama perjalanan sudah tidak minta pangku lagi. Biasanya bila bepergian dengan kendaraan umum sumayya gak pernah mau duduk manis sendiri, ( kalo pergi dengan kendaraan pribadi ( baca: sepeda: mau kok duduk sendiri hehehe..gimana mangku sambil nggoes sepeda
)pangku ummi adalah pilihan..*empuk dan nyaman kali
Tetapi ketika bermain bersama"oyako" dg ortunya..sama sekali ummi tidak boleh menari( bergerak mengikuti nyanyian bersama sensei / guru dan okaasan tachi /Ibu-ibu) jadilah kami berdua cuma penonton saja. Tetapi ketika lomba lari menata Jumbo o bentou..Alhamdulillah sumayya mau berlari bergandeng tangan dengan ummi..*lari-lari kecil bawa adik bayi di perut 
yang kedua,ketika ada acara sankan bi( hari kunjungan belajar) ummi datang ke youchien,sengaja sedikit mengendap-endap.. menuju kelas Sumire,kelasnya sumayya. Niatnya sih biar sumayya gak lihat ummi datang,dan ummi bisa melihat sumayya beraksi bersama -teman-teman dan gurunya. Kebetulan tempat duduk Sumayya dekat dengan pintu masuk, dan ibu-ibu sudah banyak yang datang. Terlihat wajah Sumayya yg kelihatan malu-malu.

Karena di buku otayorichou ( buku penghubung ortu dan guru) ditulis laporan kalo sumayya sudah mulai menari dan menyanyi....tapi ternyata.. Sumayya masih malu-malu.
Akhirnya Sumayya pun melihat ummi datang, disambut ummi dengan senyum simpulnya yang malu-malu juga,jadi simpul senyumnya masih terikat ,alias tidak begitu lebar merekah...tapi ummi yakin sumayya sangat senang ummi datang
Ada yang lucu,ummi perhatikan, sumayya memakai uwabaki( sepatu dlm kelas) terbalik, biasanya jarang/hampir gak pernah pakai sepatu terbalik
. Tetapi acara bermainnya dilanjutkan..tetap saja sumayya tidak mau mengikuti gerakan senam dan menyayi pun tidak.Ummi pikir sepatu terbalik menggangu geraknya..akhirnya ummi menghampiri sumayya dan membantu nya membalik sepatu. Sambil sedikit membujuk supaya Sumayya ikut menari dan menyanyi...dan tidak berhasil 
Alhamdulillah ketika menggambar wajah o saru san/monyet, sumayya mau menggambarnya.
sampai jam kunjungan selesai,tanpa sedikitpun Sumayya mengeluarkan suara alias menyanyi,hanya diam ..merekam semua yang diajarkan oleh bu guru...dan ternyata.. hasilnya terlampiaskan dirumah, sumayya jadi seperti penyiar radio yg tidak berhenti menyanyi dan gerak lagu,menari dan menggambar..ummi jadi penontonnya..sedikit ummi mengalihkan pandangan..panggilan "ummi..ummi mite..mite.." selalu ada disore hingga waktu nya tidur .
Yang ketiga,kunjungan menghadiri sunday school alias sekolah hari minggu dalam rangka hari bapak. Hanya berdua dengan abinya sumayya bermain di sekolah..dan ternyata hasil laporan abinya, begitulah Sumayya masih malu-malu
.
Yang ke 4 datang ketika diundang natsu matsuri,kami semua ikut datang sore itu naik bis kota berlima, sementara sepeda ummi di pensiunkan dulu
.Dan Sumayya pun masih malu-malu, tanpa sedikitpun ikut menari hanya diam,melihat teman-teman dan bu guru yang sedang menari bersama. Baru ketika bergandeng tangan dengan orang tua ,sumayya mulai ikut berputar mengikuti irama ,walau masih dengan wajah yg kemerah-merahan 

gaya dari rumah..yg selalu ceria ..

diem aja,padahal teman yg lain bergerak ;))

senang sih banyak teman,tapi masih malu-malu..... ganbatta ne sumayya
Biasanya kami bertanya: "senang gak acara tadi?" dijawab senang, "sumayya ikut nari menyanyi..."
"tapi tadi sumayya kelihatan diam saja..."
"datte..mama..mama ga iru...hazukashii " ( banyak ibu2 ( orang tua) ..malu "

******************************************************************************************************
Doa ummi selalu....semoga sifat pemalu mu anakku sebagai pelengkap ketika Sumayya besar nanti menjadi mar'ah shalihah ( wanita yang baik )..amin.*malu adalah sebagian dari iman...